4 Alasan Kuat Mengapa Canva Menjadi Tools Andalan

4 Alasan Kuat Mengapa Canva Menjadi Tools Andalan

4 Alasan Kuat Mengapa Canva Menjadi Tools Andalan – CorelDraw atau Adobe Photoshop merupakan tools desain yang dulunya harus kita gunakan untuk membuat desain grafis. Namun, bagi para pemula, kedua aplikasi tersebut akan cukup membingungkan. Dibutuhkan skill khusus untuk menggunakannya karena harus mendesain semuanya dari awal. Belum lagi proses instalasinya yang membutuhkan crack jika ingin menggunakan aplikasi tersebut secara gratis.

Setelah teknologi semakin berkembang, akhirnya canva di temukan oleh seorang wanita asal Australia bernama Melanie Perkins akhirnya berhasil menciptakan software desain grafis tersebut. Hampir semua generasi millenial sudah mengenal tools desain yang satu ini. Dari mulai pelajar atau mahasiswa, kreator konten, hingga pelaku UMKM sudah sering menggunakan Canva untuk keperluan desain mereka. Hmm, kira-kira kenapa, ya, sekarang Canva selalu menjadi andalan untuk mendesain dibanding tools desain lainnya? Berikut jawabannya! 

4 Alasan Kuat Mengapa Canva Menjadi Tools Andalan

1. template, elemen, dan font yang tersediah banyak

Sekarang, kita lihat dari sisi “camilannya”. Ternyata ini menjadi keunggulan Canva dibanding tools desain lainnya. Berbeda dengan tools desain lain yang mengharuskan kita menambah elemen dari luar tools secara manual, Canva menyediakan banyak elemen siap pakai di dalamnya yang bisa langsung dimasukkan ke desain kita. Jadi, gak perlu capek-capek desain semua dari awal, deh! Cara memasukkannya pun cukup mudah. Tinggal klik tombol “element” lalu ketikkan keyword elemen apa yang diinginkan. Kemudian, pilih elemen yang akan dimasukkan. Gak nemu elemen yang cocok? Tenang, kamu bisa mencari ilustrasi terkait di internet dan menambahkannya secara manual dengan upload foto tanpa background di bagian “photos”. Supaya lebih paham, kamu bisa langsung coba cek di Canva, ya.

2. Biaya gratis

Siapa, sih, yang gak suka gratisan? Sesuatu yang gratis selalu disukai banyak orang. Meskipun ada versi berbayarnya yaitu Canva Pro, Canva versi gratisan sudah cukup untuk bisa membuat desain yang menarik. Tinggal modal koneksi internet aja, guys. Tapi, kalau kamu mau fitur yang lebih lengkap, kamu bisa berlangganan Canva Pro dengan harga seperti tertera di gambar. Bahkan kalau kamu seorang pelajar atau tenaga kependidikan, kamu bisa mendapatkan Canva Pro GRATIS selama 6 bulan dengan bantuan Github. Lumayan, kan?

3. Bisa Digunakan di smartphone

Kebanyakan tools desain hanya bisa diakses melalui laptop dan tidak kompatibel digunakan pada smartphone. Ini tentu cukup menyulitkan dikarenakan ukuran laptop yang besar dan berat sehingga kurang fleksibel untuk dibawa ke mana-mana. Belum lagi, masyarakat yang memiliki laptop jumlahnya lebih sedikit daripada yang memiliki smartphone. Canva menangkap masalah ini dan mengemas aplikasinya untuk bisa diakses melalui smartphone. Fitur aplikasi Canva di smartphone dengan di komputer/PC juga gak jauh beda, kok. Jadi bisa desain di mana pun dan kapan pun, deh!

4. User frendly

Tampilan Canva sangat ramah dan mudah dimengerti oleh para pengguna bahkan bagi pemula. Seperti saat kita bertamu di rumah orang, sang tuan rumah akan dengan ramah menanyakan, “Mau minum apa?” Nah, di halaman depan Canva, para pengguna seolah mendapat keramahan yang sama lewat pertanyaan, “What will you design?”, “Mau desain apa?” Bersamaan dengan itu, kita akan langsung disuguhi dengan berbagai desain yang estetis sebagai “camilan”. Bikin betah, deh. Ketika masuk lebih jauh untuk mendesain, kita akan mendapatkan “keramahan” berikutnya dengan istilah-istilah fitur yang sangat sederhana dan familiar. Ibarat bertamu, Canva itu layaknya tuan rumah yang nyambung kalau diajak ngobrol. Ini yang bikin first impression Canva jadi menarik. Salut, deh, sama UI/UX designer-nya!


Posted

in

by

Tags: